Sabtu, 24 April 2010

Administrasi jaringan Kantor

n Memonitor seluruh PC desktop dan melakukan troubleshooting untuk PC yang bermasalah di jaringan kantor bisa jadi merupakan hal yang sangat melelahkan.
Namun, saat ini telah tersedia berbagai solusi yang ditawarkan untuk meningkatkan
efisiensi kerja. Para IT profesional kini dapat beralih ke remote management.
Wujud nyata dari solusi tersebut sangat terasa pada software NetSupport DNA ini.
Sesuai namanya DNA yang merupakan singkatan dari Dynamic Network Administration akan membantu Anda untuk menangani berbagai pekerjaan administrasi di jaringan kantor. Aplikasi ini tetap menggunakan konsep client-server dalam melakukan tugasnya. Anda harus meng-install client software pada setiap PC desktop yang
akan di monitor. Informasi yang dapat diawasi dari sisi server meliputi General User
Information seperti User Name dan Telephone Number, Hardware, dan Software yang ter-install berikut history-nya ( Inter-net dan Application Metering), untuk mencatat aktivitas para client. Terdapat juga aplikasi yang berfungsi sebagai Helpdesk. DNA Console Ketika memasuki menu utama dari DNAConsole ini, CHIP menyaksikan sebuah user interface yang menarik dan berkesan santai. NetSupport DNA segera melakukan pencarian terhadap DNA client yang terkoneksi dalam satu jaringan dan menampilkannya berdasarkan workgroup. Sebelumnya Anda harus meng-installsoftware DNA Client pada workstation-workstation yang ingin dimonitor. Pada salah satu langkahnya, Anda pun harus menentukan alamat DNA Server melalui IP address-nya. Selain terbagi dalam static group (Workgroup), software ini pun memiliki kemampuan untuk mengkategorikan client-clientnya dalam Dynamic Groups. Dengan Dynamic Groups, Anda dengan mudah dapat mengelompokan client-client.
Tampilan utama DNA Console terbagi menjadi beberapa tab. Pada Tab DNA Summary Anda dapat menemukan Connection Statistics, Hardware Changes, Software Changes, Top 5 URLs, dan Top 5 Applications. Selain itu, software ini dapat mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan user,seperti User Name, Department, Employee Number, Telephone Number, E-mail Address, dan Last Connection. Entry-entry tersebut memang dimasukan dari sisi client dan di-update secara real time oleh DNA Console ini. Pada bagian History Inventory,Anda dapat mengamati perubahan yang terjadi baik secara hardware maupun software pada PC client untuk keperluan troubleshooting. Internet Meter dan Application Meter dapat Anda manfaatkan untukmemonitor URL dan Aplikasi apa saja yang diakses oleh client Anda, lengkap dengan durasi dan berapa kali pernah diakses. DNA Application Packager Installasi sejumlah aplikasi pada PC client memang bukanlah hal yang sulit. Namun,jika jumlah client yang harus Anda tanganisangat besar, bukanlah hal yang masuk akal untuk meng-install-nya secara manual satu persatu. Dengan Application Packager ini, Anda dapat merekam langkah-langkah instalasi termasuk mengetikan serial number dan menyatukan seluruh file-file instalasi menjadi satu file Executable (.exe) saja. Dalam langkah pembuatan paket instalasi ini,Anda akan dibantu oleh wizard. Karena setiap klik mouse dan penekanan tombol keyboard akan disimpan berupa script, maka Anda sebaiknya menutup aplikasi lain yang berjalan untuk memperoleh hasil yang sempurna. Paket instalasi yang akan berjalan se-cara otomatis inilah yang dapat Anda distri-
busikan ke client-client yang memerlukan. Kesimpulan CHIP: Selain informasi user berikut inventory hardware dan software dapat diperoleh dengan mudah untuk keperluan troubleshooting, interface yang user friendly juga membuat NetSupport DNA mudah dipelajari.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Anda cukup menuliskan comment anda di bawah ini...